Rindu Kalian
Ketika Fajar tiba, aku melangkahkan kaki
ini keluar
Ketika kalian bertanya “pulang jam
berapa?”
Aku hanya dapat menjawab “bisa jadi malam”
Dan kalian melukiskan sebuah lekukan
dibibir,
lekukan itu seperti senang dan sedih.
Entahlah.. aku bingung
Ketika bintang mulai bertaburan,
Ku lihat jam ditangan,
Menunjukan pukul 21.00
Setapak demi setapak menghantarkanku
kembali kerumah
Sekali lagi kulihat jam ditangan,
Manunjukan pukul 21.30
Ku ketuk pintu dan salam,
Tak kunjung ada jawaban
Ku langkahkan kaki ini kedalam,
Sunyi senyap, tak ada siapapun
Ku tengok lebih kedalam,
Yang ku lihat adalah raut wajah kalian
yang terlelap
Raut wajah yang sangat aku rindukan
Maafkan aku yang tak pernah meluangkan
waktu untuk kalian
Maafkan aku yang sering membuat kalian
khawatir
Maafkan aku yang sering meninggalkan
kalian
Maafkan aku yang belum bisa adil terhadap
kalian dan organisasiku
Maafkan aku yang masih memaksakan
kehendak
Maafkan diri ini yang masih
menyia-nyiakan waktu berharga itu
Maafkan diri ini yang telah melewatkan
moment bersama kalian
Maafkan aku yang belum bisa tertawa
bersama kalian
Sesungguhnya niat dalam hati ini amatlah
baik
Sesungguhnya hati ini amat pedih ketika
menghabiskan waktu diluar
Sesungguhnya diri ini amat merindukan
saat-saat kita tertawa bersama






0 komentar:
Post a Comment