Cintaku Ibarat Tajwid
Aku
di matamu mungkin bagaikan "nun mati" di antara idgham billaghunnah,
terlihat, tapi dianggap tak ada..
Aku ungkapkan
maksud dan tujuan perasaanku seperti “Idzhar”,
jelas dan terang.
Jika “mim mati” bertemu
ba
disebut ikhfa
syafawi, maka jika aku bertemu
dirimu, itu disebut cinta.
Sejenak pandangan
kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti “Idgham mutamaatsilain”, melebur jadi satu.
Sayangku padamu
seperti “mad
thobi'I” dalam Al-quran, buanyaaakkk
bbuuuaanggeetss.......
Meski cintaku
tidak terlihat seperti “alif lam syamsiah”,
perhatianku padamu
seperti alif lam
Qomariah, terbaca jelas.
kau dan aku seperti “Idghom Mutaqooribain” , perjumpaan
2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya.
Layaknya huruf “Tafkhim”,
Namamu pun bercetak tebal di fikiranku,
@amah_amanah






0 komentar:
Post a Comment