Aku tau, aku gak berhak
untuk mengutarakan ini (lagi)
Aku pernah merasa menjadi
wanita yang paling beruntung
Aku pernah merasakan
diperlakukan seperti seorang puteri raja
Aku pernah merasa paling aman
saat kamu genggam tangan ini
Aku pernah merasakan
kenyamanan saat berada dipelukanmu
Aku pernah melupakan beban
dan kesedihanku saat dipelukanmu
Aku pernah meluapkan
segala amarahku padamu, namun kamu sabar mendengarkan dan meredam amarahku
Aku pernah merasakan tawa
bahagia sepanjang hari
Iya, itu semua DULU.
Kurang lebih hampir 5 tahun yang lalu. Sudah sangat lama.
Terima kasih telah membuat
aku merasa menjadi wanita paling beruntung dan bahagia
Terima kasih pernah
menjadi tempat bersandarku, mencurahkan segala yang ku alami dan ku rasa
Terima kasih telah
menghapus air mataku dan mengubahnya menjadi sebuah senyuman dan gelak tawa
Meskipun pada akhirnya,
aku harus menitikan air mata (lagi), dan itu karenamu.
Maafkan aku, harusnya ini
semua tidak tertuliskan dan terungkapkan lagi. Tapi perasaan seperti yang aku
rasakan sekarang hanya sesaat. Aku pun tahu, saat ini kamu sudah berbahagia
dengannya. Begitu pun aku, hidupku saat ini bahagia. Sekarang kita menjadi
teman, iya teman biasa. Karena yang lalu biarlah berlalu terkubur bersama
kenangan dan menjadi pelajaran untuk saat ini dan kedepannya. Aku pun terus
memperbaiki diri agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dan merasakan hal
yang sama.






0 komentar:
Post a Comment