RSS

UNTITLED



Aku tau, aku gak berhak untuk mengutarakan ini (lagi)
Aku pernah merasa menjadi wanita yang paling beruntung
Aku pernah merasakan diperlakukan seperti seorang puteri raja
Aku pernah merasa paling aman saat kamu genggam tangan ini
Aku pernah merasakan kenyamanan saat berada dipelukanmu
Aku pernah melupakan beban dan kesedihanku saat dipelukanmu
Aku pernah meluapkan segala amarahku padamu, namun kamu sabar mendengarkan dan meredam amarahku
Aku pernah merasakan tawa bahagia sepanjang hari
Iya, itu semua DULU. Kurang lebih hampir 5 tahun yang lalu. Sudah sangat lama.
Terima kasih telah membuat aku merasa menjadi wanita paling beruntung dan bahagia
Terima kasih pernah menjadi tempat bersandarku, mencurahkan segala yang ku alami dan ku rasa
Terima kasih telah menghapus air mataku dan mengubahnya menjadi sebuah senyuman dan gelak tawa
Meskipun pada akhirnya, aku harus menitikan air mata (lagi), dan itu karenamu.
Maafkan aku, harusnya ini semua tidak tertuliskan dan terungkapkan lagi. Tapi perasaan seperti yang aku rasakan sekarang hanya sesaat. Aku pun tahu, saat ini kamu sudah berbahagia dengannya. Begitu pun aku, hidupku saat ini bahagia. Sekarang kita menjadi teman, iya teman biasa. Karena yang lalu biarlah berlalu terkubur bersama kenangan dan menjadi pelajaran untuk saat ini dan kedepannya. Aku pun terus memperbaiki diri agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dan merasakan hal yang sama.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Post a Comment