RSS

ENAM PULUH DELAPAN TAHUN SILAM



ENAM PULUH DELAPAN TAHUN SILAM

Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini mencapai kata MERDEKA
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini memiliki sumber daya alam yang berlipah
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini memiliki pemuda/I yang berjiwa pemimpin
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini dipimpin oleh pemimpin yang sangat amanah dan bijaksana
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini memiliki rasa kebersamaan yang sangat kuat
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini memproklasmasikan kemerdekaan
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini memang kelaparan, tapi bukan lapar akan jabatan
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini memang kehausan, tapi bukan haus akan uang
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini berhasil melawan penjajah, karena berjuang atas kepentingan bersama
Enam Puluh Delapan tahun silam, bangsa ini melestarikan berbagai budaya, tapi sekarang bangsa ini melesatarikan budaya korupsi
Enam Puluh Delapan tahun lalu, rakyat bangsa ini memiliki moral yang bagus, tapi sekarang dapat dikatakan, moral bangsa ini semakin luntur
Dikemanakan butir-butir pancasila yang telah dibentuk?
sangat ironis, sekarang ini Pancasila hanya dijadikan sebagai hiasan dinding yang tak memiliki makna
Nilai-nilai luhur Pancasila yang memuat segala aspek kehidupan berkebangsaan tak lagi menyentuh moralitas bangsa dan memengaruhi mentalitas para pemimpin bangsa. Dengan demikian, yang terjadi adalah mentahnya nilai-nilai Pancasila dalam sanubari para pemimpin kita.
Simbol-simbol burung Garuda yang dipajang di setiap kantor pemerintahan seolah tak memiiki pengaruh apa-apa bagi aktivitas pemerintahan sendiri.
 Di setiap ruangan para pejabat tingi ada burung Garuda yang selalu mengawasi segala aktivitasnya, namun dengan tanpa merasa berdosa mereka berani manandatangani “perjanjian” korupsi yang jumlahnya miliaran rupiah.
 Di lain kesempatan mereka dengan rajin membacakan lima sila Pancasila secara lengkap di depan para bawahannya secara jelas dan tegas.
Namun, Pancasila kini telah kehilangan eksistensinya sebagai perekat kekuatan moral dan pemersatu bangsa.
Pemimpin yang Pancasilais adalah pemimpin yang tidak terlalu berambisi mengejar jabatan demi kepentingan pribadi, menanamkan permusuhan dengan lawan-lawan politiknya
Pemimpin yang Pancasilais  adalah pemimpin yang memiliki jiwa religiositas sesuai dengan sila pertama Pancasila.
Saat ini bangsa kita memang sangat rindu akan negara yang adil, bersih dari korupsi, dan bebas narkoba.
Mereka mengidamkan negara aman, tenteram dan sejahtera.
 Negara ini butuh para pemimpin yang bisa merubah negaranya lebih maju dan mampu mengayomi masyarakat.
Para remaja  sebenarnya berperan aktif dan dituntut untuk memberi contoh, tapi mereka malah mengikuti trend tanpa memikirkan kondisi bangsa yang saat ini mengkhawatirkan.
Kita sebagai generasi penerus bangsa, marilah membawa bangsa ini kembali ke puncak kejayaan. Jadikan butir-butir pancasila sebagai falsafah hidup. Kita harus menjadi pancasilais.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Post a Comment