RSS

Sapu Rezeki



Sapu Rezeki

          Kamis, 20/06/13
          Matahari sangat terik, aku sedang dalam perjalanan ke Jakarta.
Ketika sampai di Kota Subang, terdapat beberapa jalan yang sedang diperbaiki, segingga menimbulkan kemacetan total.
Matahari menyorotkan sinarnya menembus kaca jendela mobilku.
Keringat mengalir deras, wajah memerah, berharap cepat kembali lancer.
Ku pandang ke depan, terlihat banyak anak-anak kecil berjejer di kanan kiri jembatan sambil membawa sesuatu. Mereka sedang apa panas-panas begini?
Semua mobil yang hendak melewati jembatan itu segera membuka kaca jendelanya. Untuk apa?
Ternyata mereka mengulurkan tangan dari jendela dan melempar uang-uang recehan untuk anak-anak itu.
          Ketika aku hendak melewati jembatan tersebut, ku buka kaca jendelaku, kebetulan saat itu sedang macet. Aku memanggil salah satu anak kecil yang berada dikanan jembatan.
Diapun menghampiriku. “Dik, kamu bawa apa itu?” tanyaku.
“ini sapu rezeki teh” jawabnya sambil mengunjukan sapunya padaku.
“sapu rezeki? kok begitu namanya?” tanyaku penasaran.
“Iya teh, sapu ini yang membantu saya mencari rezeki. Beginilah pekerjaan kami. Teteh bisa lihat, semua pengendara mobil yang melintasi jembatan ini melemparkan uang-uang receh, kemudian kami berlomba-lomba memungut uang itu menggunakan sapu ini.” jelasnya padaku.
“Oh gitu. orang tua masih ada kan?”
“masih teh, “
“kok kamu kerja seperti ini?”
“ya hasil ini buat saya jajan teh. Penghasilan orang tua Cuma cukup buat makan. Itupun kadang kurang.”
“hmm,, gitu ya. yasudah hati-hati ya. Nih saya Cuma bisa kasih segini” aku memberinya uang Rp. 10.000.
“Alhamdulillah, makasih banyak teh, selamat jalan, hati-hati teh!” anak itu tampak senang sekali.
          Pelajaran yang dapat dipetik dari kejadian itu yaitu, bersyukurlah dengan keadaan kita saat ini, berapapun uang jajan yang diberi oleh orang tua kita harus kita terima, karena banyak orang diluar sana yang harus bekerja keras banting tulang demi mendapatkan rupiah demi rupiah untuk jajan dan makan. Janganlah kita menghamburkan uang, diluar sana masih banyak yang membutuhkan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Post a Comment